Analisis Cacat Permukaan dan Kekerasan pada Stainless Steel 304 Hasil Pengelasan TIG dengan dan Tanpa Filler Rod
Analysis of Surface Defects and Hardness in 304 Stainless Steel from TIG Welding With and Without Filler Rod
Keywords:
Baja tahan karat 304, Filler Rod, Dye Penetrant, Gas Tungsten Arc Welding, Kekuatan TarikAbstract
Baja tahan karat 304 merupakan material yang sering dijumpai diberbagai macam industry seperti peralatan pada fasilitas Kesehatan. Hasil pengelasan menggunakan Gas Tungsten Arc Welding (GTAW) sering ditemui dalam fasilitas rumah sakit, akan tetapi hasil pengelasan masih memiliki kekurangan seperti kekuatan mekanik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas sambungan las pada material stainless steel 304 yang diaplikasikan pada peralatan fasilitas kesehatan dengan membandingkan penggunaan filler rod dan tanpa filler rod melalui proses pengelasan GTAW. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan metode dye penetrant untuk mengidentifikasi adanya cacat permukaan seperti diskontinuitas atau porositas, serta pengujian kekuatan tarik untuk menentukan integritas mekanik dari hasil pengelasan tersebut. Hasil pengujian tarik menunjukan penggunaan filler pada proses pengelasan menghasilkan kekuatan tarik yang lebih tinggi dibandikan dengan pengelasan tanpa filler serta pengelasan menggunakan ampere 90 A menghasilkan kekuatan tarik tertinggi. Hal tersebut selaras dengan hasil pengujian foto makro yang menunjukan sambungan las lebih jelas terlihat pada hasil pengelasan.
Downloads
References
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rama Ardian, Aan Burhanuddin, Wardatul Jannah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


